Contoh Rapor SD SMP SMA Kurikulum Merdeka Laporan: Panduan Lengkap

Saat ini, sistem pendidikan di Indonesia mengalami perubahan dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka. Salah satu aspek penting dalam kurikulum ini adalah penyusunan rapor untuk siswa SD, SMP, dan SMA. Rapor merupakan salah satu alat evaluasi yang digunakan untuk menilai kemampuan siswa dalam berbagai aspek pembelajaran.

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang contoh rapor SD, SMP, dan SMA dalam Kurikulum Merdeka. Kami akan membahas secara detail setiap bagian yang ada dalam rapor, mulai dari identitas siswa, penilaian sikap, hingga penilaian kompetensi. Informasi yang kami sajikan di sini akan membantu Anda memahami cara menyusun rapor yang sesuai dengan kurikulum terbaru.

Identitas Siswa

Bagian pertama dalam rapor adalah identitas siswa. Identitas ini mencakup informasi penting seperti nama lengkap siswa, kelas, nomor induk siswa, dan tahun ajaran. Hal ini penting untuk memastikan bahwa rapor tersebut diberikan kepada siswa yang tepat. Dalam identitas siswa, juga disarankan untuk mencantumkan foto siswa sebagai tanda pengenal. Foto ini dapat membantu guru dan orang tua dalam mengenali siswa dengan lebih baik.

1. Nama Lengkap Siswa

Pada bagian ini, tuliskan nama lengkap siswa dengan jelas dan benar. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan nama agar rapor dapat teridentifikasi dengan mudah.

2. Kelas

Cantumkan kelas siswa, misalnya kelas 4 SD, kelas 7 SMP, atau kelas 10 SMA. Penulisan kelas yang jelas akan memudahkan dalam pengelompokan siswa berdasarkan tingkat pendidikan.

3. Nomor Induk Siswa

Nomor induk siswa adalah identitas unik yang dimiliki setiap siswa. Cantumkan nomor induk siswa dengan benar dan pastikan tidak terjadi kesalahan penulisan.

4. Tahun Ajaran

Tuliskan tahun ajaran yang sedang berlangsung. Misalnya, tahun ajaran 2021/2022. Penulisan tahun ajaran yang jelas akan membantu dalam pengelompokan rapor berdasarkan tahun ajaran.

Setelah mengisi identitas siswa dengan benar, lanjutkan ke bagian berikutnya dalam rapor, yaitu penilaian sikap.

Read More :   Download Jurnal Harian PAI SD Semua Kelas Semester 1: Panduan Lengkap dan Gratis

Penilaian Sikap

Bagian penilaian sikap dalam rapor Kurikulum Merdeka mencakup penilaian terhadap sikap spiritual, sosial, dan sikap dalam belajar. Penilaian ini dilakukan untuk melihat perkembangan karakter dan kepribadian siswa. Penilaian sikap merupakan bagian penting dalam Kurikulum Merdeka, karena pendidikan karakter dan sikap menjadi fokus utama dalam sistem pendidikan ini.

1. Sikap Spiritual

Penilaian sikap spiritual meliputi sikap terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan agama. Sikap spiritual mencakup ketaatan beribadah, toleransi antaragama, dan nilai-nilai keagamaan lainnya. Dalam penilaian sikap spiritual, guru akan melihat sejauh mana siswa mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

2. Sikap Sosial

Penilaian sikap sosial meliputi sikap terhadap sesama, lingkungan, dan masyarakat. Sikap sosial mencakup kepedulian sosial, kerjasama, toleransi, dan partisipasi dalam kegiatan sosial. Dalam penilaian sikap sosial, guru akan melihat sejauh mana siswa mampu berinteraksi dan bekerjasama dengan orang lain.

3. Sikap dalam Belajar

Penilaian sikap dalam belajar meliputi sikap terhadap pembelajaran, ketekunan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam mengerjakan tugas. Sikap dalam belajar mencakup motivasi siswa dalam belajar, kemampuan mengatur waktu, dan keaktifan dalam mengikuti proses pembelajaran. Dalam penilaian sikap dalam belajar, guru akan melihat sejauh mana siswa memiliki sikap positif terhadap belajar.

Penilaian sikap dalam rapor Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan gambaran tentang perkembangan karakter dan kepribadian siswa. Dengan melihat penilaian sikap ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan sikap yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

Penilaian Kompetensi

Penilaian kompetensi dalam rapor Kurikulum Merdeka mencakup penilaian terhadap berbagai aspek pembelajaran seperti bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, bahasa Inggris, seni budaya, dan lain-lain. Penilaian ini dilakukan untuk melihat kemampuan akademik siswa dalam berbagai mata pelajaran.

1. Bahasa Indonesia

Penilaian kompetensi bahasa Indonesia meliputi kemampuan membaca, menulis, dan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. Guru akan melihat sejauh mana siswa menguasai tata bahasa, kosa kata, dan kemampuan dalam menyampaikan ide secara tertulis maupun lisan.

2. Matematika

Penilaian kompetensi matematika meliputi kemampuan dalam berhitung, memecahkan masalah matematika, serta pemahaman terhadap konsep-konsep matematika. Guru akan melihat sejauh mana siswa mampu menerapkan konsep-konsep matematika dalam situasi nyata.

3. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Penilaian kompetensi IPA meliputi pemahaman konsep-konsep ilmu pengetahuan alam, kemampuan mengamati, mengidentifikasi, dan menjelaskan fenomena alam. Guru akan melihat sejauh mana siswa dapat mengaplikasikan pengetahuan IPA dalam kehidupan sehari-hari.

4. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Penilaian kompetensi IPS meliputi pemahaman konsep-konsep ilmu pengetahuan sosial, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman terhadap dinamika masyarakat. Guru akan melihat sejauh mana siswa mampu menganalisis masalah sosial dan mengemukakan solusi yang tepat.

Read More :   Download Buku Paket PKN Kelas X/10 SMA/MA/SMK/MAK: Panduan Lengkap dan Praktis

5. Bahasa Inggris

Penilaian kompetensi bahasa Inggris meliputi kemampuan memahami dan menggunakan bahasa Inggris secara lisan maupun tulisan. Guru akan melihat sejauh mana siswa dapat menguasai tata bahasa, kosa kata, dan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

6. Seni Budaya

Penilaian kompetensi seni budaya meliputi kemampuan mengapresiasi dan menghasilkan karya seni. Guru akan melihat sejauh mana siswa mampu menghasilkan karya seni dan menghargai karya seni dari berbagai budaya.

Penilaian kompetensi dalam rapor Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kemampuan akademik siswa dalam berbagai mata pelajaran. Dengan melihat penilaian kompetensi ini, diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan akademik mereka.

Keterangan Kehadiran

Bagian keterangan kehadiran dalam rapor mencantumkan informasi tentang kehadiran siswa selama satu tahun ajaran. Keterangan ini penting untuk mengetahui tingkat kehadiran siswa dan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam perbaikan proses belajar mengajar.

1. Kehadiran Siswa

Cantum

1. Kehadiran Siswa

Cantumkan jumlah hari siswa hadir di sekolah selama satu tahun ajaran. Hal ini memberikan informasi tentang tingkat kehadiran siswa dalam pembelajaran.

2. Keterangan Absen

Jika ada keterangan absen yang perlu dicatat, misalnya izin sakit atau izin tidak masuk, cantumkan juga informasi ini dalam bagian keterangan kehadiran. Hal ini membantu dalam memahami alasan ketidakhadiran siswa.

3. Keterlambatan

Jika ada siswa yang sering terlambat, catat juga informasi ini dalam bagian keterangan kehadiran. Keterlambatan yang sering dapat mempengaruhi proses belajar siswa.

Dengan mencatat keterangan kehadiran siswa dalam rapor, guru dan orang tua dapat memantau tingkat kehadiran siswa dan mengambil tindakan yang tepat jika diperlukan.

Prestasi dan Penghargaan

Bagian prestasi dan penghargaan dalam rapor mencatat berbagai prestasi yang diraih siswa selama satu tahun ajaran. Prestasi ini dapat berupa prestasi akademik, prestasi dalam bidang olahraga, seni, dan lain-lain. Bagian ini memberikan apresiasi terhadap prestasi yang telah diraih siswa.

1. Prestasi Akademik

Cantumkan prestasi akademik yang diraih siswa, seperti peringkat kelas, nilai tertinggi dalam mata pelajaran tertentu, atau penghargaan atas prestasi akademik yang luar biasa. Hal ini memberikan pengakuan atas kerja keras siswa dalam mencapai prestasi akademik.

2. Prestasi Non-Akademik

Cantumkan juga prestasi non-akademik yang diraih siswa, seperti prestasi dalam bidang olahraga, seni, kegiatan sosial, atau penghargaan dari luar sekolah. Hal ini memberikan penghargaan atas keberhasilan siswa di luar bidang akademik.

3. Penghargaan Khusus

Jika ada penghargaan khusus yang diberikan kepada siswa, misalnya penghargaan atas partisipasi dalam kegiatan sekolah atau penghargaan atas kontribusi positif dalam lingkungan sekolah, cantumkan juga informasi ini dalam bagian prestasi dan penghargaan. Hal ini memberikan motivasi dan apresiasi kepada siswa atas kontribusinya.

Read More :   Contoh SKCK untuk Pemberkasan PPPK, Cek Syarat dan Persiapannya!

Dengan mencatat prestasi dan penghargaan dalam rapor, siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Rekomendasi Guru

Bagian rekomendasi guru dalam rapor memberikan saran dan masukan dari guru terhadap perkembangan siswa. Rekomendasi ini dapat berupa saran untuk mengembangkan kelebihan siswa, memperbaiki kelemahan, atau memperhatikan aspek-aspek tertentu dalam pembelajaran.

1. Pengembangan Kelebihan

Guru dapat memberikan rekomendasi untuk mengembangkan kelebihan siswa, misalnya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat siswa. Hal ini membantu siswa dalam mengembangkan potensi mereka yang telah teridentifikasi.

2. Perbaikan Kelemahan

Guru juga dapat memberikan rekomendasi untuk memperbaiki kelemahan siswa, misalnya dengan memberikan saran belajar tambahan atau mengikuti program remedial. Hal ini membantu siswa dalam mengatasi kesulitan yang mereka hadapi dalam pembelajaran.

3. Perhatian Terhadap Aspek Tertentu

Guru dapat memberikan rekomendasi untuk memperhatikan aspek tertentu dalam pembelajaran, misalnya meningkatkan konsentrasi atau keaktifan dalam kelas. Hal ini membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk belajar dengan lebih efektif.

Dengan adanya rekomendasi guru dalam rapor, siswa dan orang tua dapat memperoleh panduan yang berguna untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi siswa.

Keterangan Orang Tua

Bagian keterangan orang tua dalam rapor memberikan kesempatan bagi orang tua untuk memberikan keterangan atau masukan terkait perkembangan anak. Orang tua dapat menuliskan catatan tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran anak mereka.

1. Masukan Orang Tua

Orang tua dapat memberikan masukan terkait perkembangan anak, misalnya saran untuk meningkatkan motivasi belajar atau perhatian terhadap aspek tertentu. Masukan ini memberikan perspektif orang tua tentang perkembangan anak mereka.

2. Catatan Khusus

Jika ada catatan khusus yang ingin disampaikan oleh orang tua, misalnya tentang kondisi kesehatan atau peristiwa khusus yang mempengaruhi pembelajaran anak, cantumkan juga informasi ini dalam bagian keterangan orang tua. Hal ini memberikan informasi tambahan yang dapat membantu guru dalam memahami kondisi siswa.

Dengan memberikan keterangan orang tua dalam rapor, guru dapat memperoleh informasi tambahan yang berguna untuk memahami siswa secara holistik.

Tanda Tangan Orang Tua

Bagian tanda tangan orang tua dalam rapor adalah tempat orang tua menandatangani rapor sebagai tanda persetujuan terhadap penilaian yang diberikan oleh guru. Tanda tangan ini menunjukkan bahwa orang tua telah melihat dan memahami hasil penilaian yang tercantum dalam rapor.

Dengan menandatangani rapor, orang tua memberikan pengakuan atas penilaian yang dilakukan oleh guru dan menunjukkan dukungan mereka terhadap perkembangan anak dalam proses pembelajaran.

Referensi

1. Buku Panduan Kurikulum Merdeka untuk SD, SMP, dan SMA.

2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. XX Tahun XXXX tentang Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik.

Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan Anda dapat menyusun rapor SD, SMP, dan SMA yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam memahami cara menyusun rapor yang komprehensif dan sesuai dengan kurikulum terbaru. Selamat menyusun rapor!

46 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.