Cara Menanam Buah Sukun

Panduan Lengkap Cara Mudah Budidaya Sukun Di Pekarangan Rumah

Menanam buah sukun (Artocarpus altilis) bisa menjadi pilihan yang baik jika Anda ingin memiliki pohon buah yang produktif dan mudah dalam perawatannya. Sukun, juga dikenal sebagai breadfruit dalam bahasa Inggris, adalah tanaman asli dari daerah tropis, dan buahnya sering digunakan sebagai sumber makanan pokok di banyak negara. Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang cara menanam buah sukun:

1. Pilih Lokasi yang Tepat:

  • Sukun tumbuh baik di daerah tropis dengan suhu hangat sepanjang tahun. Pastikan lokasi tanam Anda memiliki akses sinar matahari yang cukup, minimal 6-8 jam per hari.
  • Tanah yang subur dan memiliki drainase yang baik sangat penting untuk pertumbuhan sukun. Pastikan tanah Anda kaya akan nutrisi dan memiliki pH netral hingga sedikit asam.

2. Persiapan Tanah:

  • Bersihkan area tanah dari gulma dan sampah.
  • Lakukan uji tanah jika perlu untuk menentukan tingkat pH dan nutrisi tanah. Sesuaikan pH jika diperlukan dengan penambahan kapur atau belerang.
  • Ameliorasi tanah dengan kompos atau pupuk organik lainnya untuk meningkatkan kesuburan tanah.

3. Pemilihan Bibit Sukun:

  • Anda dapat membeli bibit sukun dari tukang tanaman lokal atau pusat kebun terdekat.
  • Pastikan bibit yang Anda pilih sehat, tanpa gejala penyakit, dan memiliki akar yang baik.

4. Penanaman:

  • Buat lubang penanaman yang cukup besar, kira-kira dua kali lebih besar dari pot bibit.
  • Letakkan bibit sukun di lubang dan isi dengan tanah yang sudah diperkaya dengan kompos.
  • Pastikan bahwa bagian atas akar bibit berada pada permukaan tanah.

5. Perawatan Rutin:

  • Airi tanaman secara teratur, terutama selama musim kering. Sukun suka kelembaban tetapi tidak menyukai tanah yang tergenang air.
  • Aplikasikan pupuk secara berkala sesuai dengan petunjuk pada kemasan pupuk.
  • Lindungi pohon dari hama dan penyakit dengan cara memeriksa daun dan buah secara berkala.
Read More :   Contoh Hewan Vivipar, Berikut Ulasannya

6. Pemangkasan:

  • Pemangkasan diperlukan untuk memastikan pertumbuhan yang baik dan menghilangkan ranting yang mati atau penyakit.
  • Pemangkasan juga dapat membantu mengendalikan ukuran pohon agar tidak terlalu tinggi.

7. Panen Buah Sukun:

  • Sukun biasanya matang untuk dipanen dalam waktu 5-7 tahun setelah penanaman.
  • Buah sukun yang matang memiliki kulit yang berwarna hijau muda atau kuning kecokelatan, dan tekstur yang lunak ketika dipegang.
  • Potong buah dengan hati-hati dan gunakan pisau tajam. Hindari merobek kulitnya.

8. Penyimpanan Buah:

  • Sukun bisa disimpan pada suhu kamar selama beberapa hari, atau lebih lama dalam lemari es.
  • Anda juga dapat mengeringkan atau mengolah sukun menjadi makanan lain seperti keripik sukun atau kripik sukun.

9. Perbanyak Tanaman Sukun:

  • Anda bisa memperbanyak tanaman sukun dengan menggunakan stek atau cangkokan dari tanaman yang sudah ada.
  • Ini adalah cara yang baik untuk memperbanyak pohon sukun yang sudah terbukti produktif.

Sukun adalah tanaman yang sangat produktif dan dapat memberikan panen buah yang melimpah jika dirawat dengan baik. Dengan pemeliharaan yang tepat, Anda dapat menikmati buah sukun yang lezat dan bergizi serta menghijaukan halaman Anda. Ingatlah untuk selalu memeriksa kondisi tanaman secara berkala dan memberikan perawatan yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selamat menanam dan menikmati buah sukun Anda!